Chat WA Only: 0882-2387-6610

Tips Melamar Kerja Bagi Fresh Graduate

Sebagai fresh graduate, target setelah lulus adalah bekerja. Ketika masih kuliah nanti pengen kerja di perusahaan yang dituju dan membayangkan saat bekerja, ternyata lebih berat beban pikiran ketimbang belum lulus. Nah, Ketika ingin memasuki dunia kerja, tentu kamu harus melewati proses recruitment. Terkadang proses ini bisa menjadi hal menyenangkan sekaligus menegangkan bagi para fresh graduate, karena di situlah biasanya kemampuanmu diuji, apakah kamu layak atau tidak untuk diterima di perusahaan yang diinginkan.

  1. Cek ke mana kita bisa mengirimkan CV dan lamaran kerja. Sebaiknya kamu mencari tahu ke mana kamu bisa mengirimkan lamaran kerjamu. Biasanya kamu bisa mengirimkan aplikasi ke portal karier, email recruiter (direct apply), ataupun situs perusahaan yang dituju.
  2. Cek lokasi kerja dan akses menuju ke sana. Sebelum mengirim CV, ada baiknya kita mengetahui lokasi tempat kerja tersebut. Di mana lokasinya, bagaimana akses menuju ke sana, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa ke lokasi tersebut. Saya pernah mendapatkan kandidat yang mengundurkan diri dari proses interview dengan alasan lokasi tersebut jauh dari rumahnya. Daripada sudah terlanjur diproses, tapi nyatanya kita mengundurkan diri karena alasan lokasi terlalu jauh, lebih baik kita mempertimbangkan dulu jarak dan waktu tempuh sebelum kita memasukkan aplikasi ke perusahaan tersebut.
  3. Kirimlah lamaran dengan etika yang baik dan sopan. Saya sering menerima lamaran tanpa subject dan tanpa body email, hanya lampiran CV saja. Nah, kurang sopan bukan?
  4. Pastikan bahwa nomor HP dan Email yang kamu cantumkan aktif dan dapat dihubungi. Jelas dong, karena sewaktu-waktu kamu dapat dihubungi melalui e-mail/telepon/SMS oleh recruiter. Pastikan juga e-mail-mu terhubung ke HP, agar dapat dicek setiap saat.
  5. Apabila kamu menerima undangan interview, biasakan untuk melakukan konfirmasi kehadiranmu dengan cara membalas Email/SMS dari recruiter yang menghubungimu. Bagian ini sangatlah penting, karena konfirmasi kehadiranmu biasanya akan digunakan recruiter untuk melakukan konfirmasi kepada user yang akan meng-interview.
  6. Ketika dapat panggilan kamu harus tahu alamatnya atau survey lokasi satu hari sebelumya atau min. 1 hari interview, jangan sampat kamu telat gara-gara gak ketemu alamatnya.
  7. Jika tidak dapat hadir atau menolak/mengundurkan diri dari proses interview, apakah harus melakukan konfirmasi juga? HARUS. Jika kamu belum dapat hadir pada jadwal interview yang diinfokan, sebaiknya membalas e-mail dan mengajukan reschedule, agar para recruiter bisa menjadwalkan hari lain untuk melakukan interview. Jika kamu tidak bersedia dan berniat mengundurkan diri dari proses tersebut, sebaiknya juga membalas e-mail dan mengonfirmasi bahwa kamu mengundurkan diri. Dengan adanya konfirmasi dari kandidat, kami para recruiter akan mendata kandidat mana saja yang akan hadir atau tidak hadir dalam sesi interview, sehingga kami juga bisa memperkirakan berapa lama waktu yang akan digunakan untuk sesi interview.
  1. Biasakan untuk cek email undangan dengan teliti. Perhatikan lokasi, waktu, serta Person In Charge pada saat pelaksanaan interview. Jangan sampai kamu salah lokasi atau salah waktu lho. Selain itu, perhatikan juga apabila kamu mendapatkan attachment di undangan interview yang perlu kamu isi dan bawa pada saat pelaksanaan interview.
  2. Usahakanlah untuk hadir minimal 15 menit sebelum interview dimulai. Tujuannya adalah supaya kamu memiliki waktu untuk bisa menenangkan diri dan bersiap-siap untuk melakukan interview.

Kira-kira seperti itu tips-tips singkat yang dapat saya share kepada rekan-rekan. Semoga bermanfaat dan semoga berhasil.

0/5 (0 Reviews)

Leave your thoughts

Jl. Kalimalang Raya Bekasi
+62 882-2387-6610
info@bgawe.info